Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Menanam Buah Naga di Pekarangan Rumah Selain Nikmat Juga Bernilai Ekonomi

2 min read

Menanam Buah Naga di Pekarangan Rumah Selain Nikmat Juga Bernilai Ekonomi

BERANDA PRINGSEWU, Buah Naga di Pekarangan Rumah. Siapa yang tidak suka dengan buah yang satu ini, selain bentuknya yang unik rupa buahnya saat dibelah dengan bertabur biji namun rasanya manis dan segar.

Secara kasat mata melihat tanaman buah naga ini kita akan merasa ngeri, karena disetiap batang tanaman ini dipenuhi dengan duri duri yang tajam. Bahkan sampai ke dahan dahan dimana pokok buah berada.

Tanaman yang masih satu keluarga dengan kaktus ini mulai diminati oleh masyarakat perdesaan terutama di Dusun 5 Kelompok 4 Desa Siliwangi Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Hampir seluruh masyarakatnya membudidayakan Buah Naga di pekarangan rumah.

Dalam menanan buah naga ini terbilang cukup mudah dan tidak memerlukan perhatian khusus, hanya dengan membiarkan saja batang tanaman ini tetap berdiri saja sudah bisa hidup. Apalagi jika menanamnya dengan perawatan yang baik, sudah pasti akan bernilai ekonomi dan mampu membantu kebutuhan keluarga.

Sejauh ini di Kelompok 4 Desa Siliwangi sudah hampir mempunyai tanaman buah naga di pekarangan rumahnya, tidak hanya satu atau dua pokok tanaman saja bahkan sampai memenuhi halaman rumah.

Awal Mula Tanaman Buah Naga Merah di Budidayakan

Nah disini saya akan sedikit menceritakan bagaimana asal muasalnya masyarakat yang ada di Kelompok 4 Desa Siliwangi ini menanam tanaman buah naga di pekarangan rumah hingga menghasilkan uang dari tanaman yang hanya ditanam di halaman rumah bisa bernilai ekonomi.

Awalnya di tahun 2010 lalu ada satu orang yang menanam tanaman buah naga ini, bibitnya pun diperoleh dengan membeli. Waktu itu bibit tanaman buah naga ini terbilang cukup mahal, yakni 25 ribu rupiah untuk bibit dengan ukuran batang sepanjang 50cm.

Wah mahal sekali ya harga bibit buah naganya, usut punya usut harga segitu ternyata murah lho dari pada kita beli sendiri ke pulau jawa. Salah satu warga membawa bibit buah naga merah dari pulau jawa dan dikembang biakkan di pekarangan rumah.

Pertama kali menanan buah naga merah dengan tujuan hanya sekedar untuk hiasan rumah saja, selama dua tahun tidak ada yang meliriknya. Namun setelah berbuah, ternyata banyak juga warga sekitar yang ingin mencoba membudidayakan buah naga tersebut.

Di tahun 2012 mulai marak yang menanam buah naga, waktu itu masih belum banyak buahnya karena masih baru pada menanam. Ternyata menanam buah naga membutuhkan waktu hanya dua tahun saja sudah berbuah, tentu saja melalui proses perawatan yang baik.

Metode Penanaman Buah Naga di Pekarangan Rumah

Banyak cara dan metode dalam membudidayakan buah naga di pekarangan rumah secara sederhana, sampai bisa menghasilkan uang ratusan ribu rupiah dalam satu musim. Dan rata rata dalam satu keluarga menanam buah naga tidak hanya satu atau dua pokok tanaman saja. Bahkan ada yang sampai memenuhi pelataran rumahnya.

menanam buah naga di pekarangan rumah

Menanamnya pun beragam ada yang menggunakan tiang pancang yang terbuat dari cor coran semen, ada yang dari batu bata yang dibuat tiang kemudian di semen, ada juga yang menggunakan paralon yang didalamnya di cor semen dan besi. Itu semua bagi warga yang memiliki cukup modal untuk membuat tiang pancang atau ajir sebagai penopang kehidupan tanaman buah naga dipekarangan rumah.

Namun bagi yang tidak memiliki cukup modal utntuk membuat tiang pancang tadi, mereka memanfaatkan tanaman lain sebaggai penopangnya. Pokok tanaman yang cocok untuk menopang buah naga yaitu tanaman randu atau pohon kelor.

Kedua tanaman itu sudah teruji dan cocok jika disandingkan dengan tanaman buah naga, bisa dibilang sejodohlah. Tanaman randu/kapuk dan pohon kelor ini juga cukup mudah menanamnya, bisa dengan menggunakan biji ( cara ini memakan waktu cukup lama) atau dengan stek batang/dahannya.

Ambil pokok dahan atau kayu yang bagus kemudian tancapkan berdampingan dengan batang bibit buah naga merah, dan keduanya akan hidup dan tumbuh secara berdampingan.

Setelah usia kurang lebih 2 tahun tanaman buah naga akan mulai berbuah, itu pun tergantung bagai mana kita merawatnya. Jika kita memberikannya asupan gizi yang baik dan seimbang dengan pemupukn yang tepat saya yakin akan membuahkan hasil yang maksimal.

Dengan perawatan yang baik tadi tanaman buah naga di usia ke 3 tahun sudah bisa menghasilkan 5-10 kilogram buah naga pertanaman per musim. Diketahui bahwa untuk di kelompok 4 Desa Siliwangi wilayah kabupaten pringsewu ini musim buah naga ada di bulan oktober hingga januari.

Sekarang tinggal di kalkulasikan saja dari tiap tiap tanaman buah naga merah tadi bisa menghasilkan 5-10 kilogram dengan asumsi harga pada waktu musim yang biasanya rendah yakni 10 ribu rupiah saja ( harga ini tidak pasti, karena berubah ubah). Silahkan hitung sendiri.

Dari hasil tadi jika kita memiliki 10 pohon tanaman buah naga merah dipekarangan rumah, bukankah akan menghasilkan nilai ekonomi bagi keluarga. Silahkan anda nilai sendiri, jika berminat coba geh tanam buah naga merah di pekarangan rumah.

Baca Juga : Sukses Budidaya Buah Naga Di Pekarangan Rumah Bantu Ekonomi Keluarga

Nah itu tadi sedikit cerita mengenai Menanam Buah Naga di Pekarangan Rumah Selain Nikmat Juga Bernilai Ekonomi. Jika anda memiliki pengalaman yang lain atau ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan jejaknya di kolom komentar.

Terakhir dari saya, selamat mencoba dan tetap bersabar.

 

Akang Putra Belajar dan terus mencari ilmu baru sudah menjadi hobi, menulis hanya sekedar menuangkan ide yang ada dalam benak pikiran. Suka Wisata, Suka Kuliner. Menjadi diri sendiri dalam berkarya agar bisa bermanfaat untuk orang banyak

Tahukah Anda Manfaat Buah Naga, Ini Dia Manfaat Bagi…

BERANDA PRINGSEWU – BUAH NAGA, Fisik dari buah ini pun tergolong unik, hal tersebut bisa dilihat mulai dari kulitnya hingga dagingnya. Kebanyakan yang beredar...
berandapringsewu
1 min read

35 Replies to “Menanam Buah Naga di Pekarangan Rumah Selain Nikmat Juga…”

  1. Wah buah naga ya ? Dirumah saya juga ada. Kakak yang nanam. Baru berbuah satu dan bikin penasaran pas udah mateng nanti. Buah naga kumayan mahal di tempat kami. Rasanya seger dan banyak manfaatnya

  2. Ternyata butuh kesabaran untuk menanam buah naga. Kalaupun tidak untuk dijual, bisa dikonsumsi sendiri bagi yang hobi bercocok tanam.
    Jadi pengen nanam juga. Soalnya buah naga itu kaya manfaat.
    Cuma butuh modal juga untuk bikin tiang penopang.

  3. Ternyata butuh kesabaran untuk menanam buah naga. Kalaupun tidak untuk dijual, bisa dikonsumsi sendiri bagi yang hobi bercocok tanam.
    Jadi pengen nanam juga. Soalnya buah naga itu kaya manfaat.
    Cuma butuh modal juga untuk bikin tiang penopang

  4. Wah aku seneng banget makan buah naga kak, menanamnya gampang kayanya ya, kalau ga punya pekarangan yang luas bisa juga ditanam ya ya kak. Siapa tau aku mau bisnis jual buah2 an kak tapi nunggu panennya lama ya kaya buah mangga gitu bertahun2.

  5. Jadi inget kebun naga punya uwa saya mas. Enak kalo musim panen hasil nanam sendiri tuh seger banget. Tapi perlu lahan yang lumayan y mas kalo mau budidaya naga merah?

    1. betul sekali, buah naga yang hasil petik sendiri terasa lebih segar dibandingkan dengan yang beredar di toko buah. untuk menanam buah naga di pekarangan rumah tidak harus memiliki pekarangan yang luas kok.

  6. Kalau penopangnya pakai pokok tanaman randu jadi lebih irit ya, tanaman randu dan buah naganya tumbuh bersama.
    Jadi pengen juga, tapi nggak punya pekarangan

    1. Iya, bisa saja kedua tanaman ini bisa untuk penghijauan pekarangan rumah jadi tidak nampak gersang gitu. selain itu juga bisa untuk pakan ternak bagi yang mempunyai ternak hehehehe

  7. Yang sering saya lihat para pekebun buah naga ini memakai tiang beton itu buat menyangga buah naga. Hasilnya juga bagus. Mungkin karena keseriusan mereka juga sih, jadinya panennya berlimpah. Pengin juga ikut menanam buah unik ini di pekarangan. Semoga di musim hujan ini bisa kesampaian.

    1. Iya benar sekali, untuk membudidayakan tanaman buah naga ini bagi yang serius memang harus seperti itu. menggunakan beton pemancang ini malah lebih praktis dan keliahatannya juga lebih rapih. untuk hasil tergantung keseriusan dalam merawatnya.

    1. ribet sih ngga, tapi ya itu harus berhati hati karena tanaman buah naga ini penuh dengan duri duri kecil dan tajam sekali, jika terkena bagian tubuh kita bisa gatal.

  8. Jadi ingin nanem buah Naga juga di pekarangan rumah. Lumayan ya setelah dua tahun berbuah dan bisa menghasilkan ratusan ribu. Ternyata tiang pancang bisa dari batu bata juga yang disemen ya, enggak cuma cor-coran aja.

    1. Iya, sebenarnya untuk tiang bisa dari apa saja yang penting kokoh dan bertahan lama. kalo ga punya banyak modal, bisa pake tanaman hidup seperti pohon randu atau pohon kelor, karena sejauh pengalaman kami kedua pohon ini cocok berdampingan dan dibuat menjadi ajir tanaman buah naga di pekarangan rumah

    1. Mudah banget kok, batang tanaman buah naga yang baik untuk bibit tinggal di tancapkan ke tanah saja sudah bisa hidup. untuk menghasilkan buah naga hingga produktif paling cepat butuh waktu 2 tahun dengan perawatan yang baik.

  9. Mas, tahu gak kalau buah naga itu [populer di Thailand juga? Hanya saja, bedanya di sini buah putih lebih disukai drpd yg merah.

    Memang antioksidan ada lebih banyak yg buah merah, tetapi, orang Thai males berkotor2 karena noda merah tadi. ahhaha.

    1. Iya mba Rini, di pringsewu juga kebanyakan dari pulau jawa, nah warga masyarakat kelompok 4 siliwangi berinisiatif menanamnya sendiri di pekarangnan rumah. Meskipun sama sama buah naga tapi soal rasa jauh berbeda dari yang beredar di pasaran dengan buah naga yang dari hasil metik sendiri. perbedaannya karena tingkat kematangan saat buah naga dipanen

  10. Ahai… Saya baru menanam 2 pohon buah naga. Berharap 2 tahun lagi bisa mulai panen. Pasti asyik sekali. Buah naga itu enak banget rasanya. Cocok di lidah saya : manis sedikit tapi berair dengan bau khas.
    Langsung bayangin menulis ini sambil makan. Hahahaha…

    1. Ayo mas dicoba Budidaya Buah Naga di Pekarangan Rumah. Kalo udah berbuah dan pas merah merah gitu, hmmm rasanya gregetan loh pengennya buru buru metik. Apalagi kalo nanam buah naganya di dekat rumah.

  11. Wah, saya belum pernah sih budidaya pohon yang satu ini, hanya saja untuk makan buahnya sudah sering sekali. Apakah perawatannya juga cukup mudah ya, mangkanya banyak yang menanam juga.

    1. untuk perawatan tanaman buah naga ini cukup mudah, apa lagi menanam buah naga merah di pekarangan rumah bisa di dilakukan sewaktu waktu. perawatan buah naga cukup membuang sulur sulur yang tidak produktif dan memupuknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *