Beranda Pringsewu - Setelah gempar kabar mengenai dana nasabah yang di bawa kabur oleh pengurus Koperasi Berkah Mandiri yang kini mulai mereda, kini menjelang Lebaran Terjadi Lagi hal yang serupa yaitu pada Nasabah BMT Mandiri Raya Kalirejo, di duga pimpinan BMT tersebut melarikan uang Nasabahnya.

Gambar yang di Upload oleh Muhammad Sutarno dalam Grup Pringsewu Comunity menjelaskan kondisi Demo terkini di BMT Mandiri Raya Kalirejo (25/06/2016 - sekitar pukul 13.00 wib)



Berikut ini keterangan dari salah satu akun fb Achmad Saif dalam sebuah komentar gambar yang diunggah dalam sebuah grup Pringsewu Comunity diatas

Ratusan masyarakat yang menjadi nasabah Koperasi BMT Mandiri Raya di Kampung Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, gigit jari lantaran tabungan yang mereka titipkan di BMT tersebut dibawa kabur pimpinannya.

Azhar, warga Kampung Kalirejo, mengatakan, awal mula BMT tersebut lantaran adanya investasi dari masyarakat setempat yang hendak menjadi karyawan.“Awalnya warga di sini ditawarkan menjadi karyawan, tapi harus investasi Rp30 juta. Lalu ada 300 warga yang ikut dan bekerja di BMT itu. Mereka merekrut karyawan tidak mengunakan standar sebagaimana mestinya, yang penting ada uang bisa bekerja,” ujarnya.

Seiring berjalannya kegiatan BMT tersebut, masyarakat yang tergiur dengan reward program yang ditawarkan BMT, menjadi nasabah dan menitipkan uang di sana.

“Mereka diiming-imingi hadiah. Masyarakat menabung Rp50 juta, nasabah berhak mendapatkan motor matic. Jika menabung Rp10 juta, mendapatkan lemari es. Jika Rp5 juta, dapat televisi atau kompor,” imbuhnya.

Ia menambahkan, ketika nasabah hendak mengambil tabungan, uangnya dibawa pimpinan BMT.

“Ini mau Lebaran, saat nasabah mengambil uang mereka, tidak bisa. Tidak ada uang yang tersisa. Sementara ratusan karyawan juga tidak ada yang tahu,” ungkapnya.

Kini kantor Koperasi BMT Mandiri Raya dijaga lima personel Koramil setempat. Sejak tiga hari lalu, kantor ini terus didatangi ratusan nasabah yang tertipu.(*

TERJADI LAGI ; Demo pertanggung jawaban pimpinan BMT Mandiri Raya Kalirejo.. di duga pimpinan melarikan uang nasabah

Beranda Pringsewu - Setelah gempar kabar mengenai dana nasabah yang di bawa kabur oleh pengurus Koperasi Berkah Mandiri yang kini mulai mereda, kini menjelang Lebaran Terjadi Lagi hal yang serupa yaitu pada Nasabah BMT Mandiri Raya Kalirejo, di duga pimpinan BMT tersebut melarikan uang Nasabahnya.

Gambar yang di Upload oleh Muhammad Sutarno dalam Grup Pringsewu Comunity menjelaskan kondisi Demo terkini di BMT Mandiri Raya Kalirejo (25/06/2016 - sekitar pukul 13.00 wib)



Berikut ini keterangan dari salah satu akun fb Achmad Saif dalam sebuah komentar gambar yang diunggah dalam sebuah grup Pringsewu Comunity diatas

Ratusan masyarakat yang menjadi nasabah Koperasi BMT Mandiri Raya di Kampung Kalirejo, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, gigit jari lantaran tabungan yang mereka titipkan di BMT tersebut dibawa kabur pimpinannya.

Azhar, warga Kampung Kalirejo, mengatakan, awal mula BMT tersebut lantaran adanya investasi dari masyarakat setempat yang hendak menjadi karyawan.“Awalnya warga di sini ditawarkan menjadi karyawan, tapi harus investasi Rp30 juta. Lalu ada 300 warga yang ikut dan bekerja di BMT itu. Mereka merekrut karyawan tidak mengunakan standar sebagaimana mestinya, yang penting ada uang bisa bekerja,” ujarnya.

Seiring berjalannya kegiatan BMT tersebut, masyarakat yang tergiur dengan reward program yang ditawarkan BMT, menjadi nasabah dan menitipkan uang di sana.

“Mereka diiming-imingi hadiah. Masyarakat menabung Rp50 juta, nasabah berhak mendapatkan motor matic. Jika menabung Rp10 juta, mendapatkan lemari es. Jika Rp5 juta, dapat televisi atau kompor,” imbuhnya.

Ia menambahkan, ketika nasabah hendak mengambil tabungan, uangnya dibawa pimpinan BMT.

“Ini mau Lebaran, saat nasabah mengambil uang mereka, tidak bisa. Tidak ada uang yang tersisa. Sementara ratusan karyawan juga tidak ada yang tahu,” ungkapnya.

Kini kantor Koperasi BMT Mandiri Raya dijaga lima personel Koramil setempat. Sejak tiga hari lalu, kantor ini terus didatangi ratusan nasabah yang tertipu.(*

No comments:

Post a Comment

Gunakan Komentar dengan bijak dan sesuai dengan topik yang sedang di bahas
Komentar spam dan yang mengandung SARA akan dihapus