ANDA MASIH TAKUT MENIKAH ?? Gak Perlu Mewah Seorang Dosen Menikah Hanya dengan Mahar Surat Al Insyirah dan Puisi


Beranda Pringsewu - MENIKAH tentu saja menjadi idaman bagi setiap orang yang memang sudah dewasa dan matang pola pikirnya, selain itu keseriusan dan kemampuan dalam segi materi juga menjadi salah satu faktor penentu bagi pasangan muda mudi untuk melangkah ke jenjang pernikahan. di jaman sekarang ini di tahun 2016 ini tentu saja kata Menikah sudah menjadi identik dengan acara yang mewah dan tidak sedikit modal materi yang harus disiapkan. Kata tersebut akan menjadi momok bagi seorang pria ketika ditanya oleh teman wanitanya pada saat pria tersebut merasa belum cukup mampu dalam segi materi.

Gambaran dan cerita yang sangat mengerikan bagi seorang pria untuk menyegerakan MENIKAH seperti halnya Maskawin atau mahar, pakaian pengantin, resepsi yang mewah hal tersebut yang membuat Pria mengurungkan niatnya Menyegerakan untuk MENIKAH apalagi di tahun 2016 ini.

Hal tersebut tidak berlaku bagi seorang Pria yang sudah dewasa dan matang, Hamid Mukhlis seorang Fotografer sekaligus Dosen salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kabupaten Pringsewu, yang menikah dengan Lina Madila Amir seorang wanita yang sederhana dan bersahaja. Mereka berdua Menikah di Bengkulu pada tanggal 21 Mei 2016 lalu dengan mahar " Melafazkan Surat Al Insyirah dan Membacakan Puisi". 

Dalam pelaksanaannya pun nampak sederhana jauh dari kata mewah seperti kebanyakan pernikahan di tahun 2016. dalam kesederhanaan itu tidak mengurangi sedikitpun suasana Sakralnya Pernikahan. Sungguh luar biasa tentunya ditahun 2016 ini masih ada orang yang menginginkan pernikahannya dalam kesederhanaan.

Berikut ini adalah Puisi yang dibacakan oleh mempelai Pria kepada Istrinya


SEBUAH AKHIR YANG MENENTUKAN AWAL

Pagi datang menghampiri
Mengukir hari menandai waktu yang berganti
Membingkai cerita hidup ini
Berjalan pada skenario yang harus dilalui
Dan seperti pagi yang mengawali waktu
Tirai – tirai mulai membuka kisahku
Saat dirimu muncul dari sudut sendiriku
Membawa cerita indah dalam hidupku

Bersama siang dan malam yang kita lewati
Rasa inipun tumbuh semakin kuat dan tinggi
Meruntuhkan tebalnya dinding keegoan diri
Menyentuh sisi-sisi kerinduan hati
Mengalir deras seperti hujan dijanuari

Rasa ini tlah menemukan jalannya
Berbagi pandang pada rencana yang dibuat
Dan bersepakat tuk jadi sepaket
Pada komitmen menciptakan kebahagian bersama
Tiada kata berpisah betapapun beratnya cinta
Untuk sebuah keyakinan
Bahwa sesudah kesulitan akan datang kemudahan

Dan sampailah kini...
Ketika hati saling berjanji pada hari yang disepakati
Untuk saling memberi kasih dan sayang
Tuk saling menerima kekurangan
Saat pertautan disucikan
Janjipun ditegakkan dihadapan sang Maha Agung
Aku dan kamu... Menjadi kita

Dan kembali pagi datang lagi
Menyaksikan niat yang mewujudkan janji
Bersama ayat ayat yang ku lafazkan
Pada bait bait yang kubacakan

Dan akhirnya ingin kusampaikan padamu
Linaku... aku sayang kamu

Bengkulu, 21 Mei 2016


Semoga Kisah diatas menginspirasi anda untuk mensegerakan dan tidak akan menunda lagi untuk MENIKAH, Komunikasi yang baik dari keduabelah pihak akan mempermudah jalan menuju pelaminan.

Reaksi:
Share this with short URL:

You Might Also Like:

How to style text in Disqus comments:
  • To write a bold letter please use <strong></strong> or <b></b>.
  • To write a italic letter please use <em></em> or <i></i>.
  • To write a underline letter please use <u></u>.
  • To write a strikethrought letter please use <strike></strike>.
  • To write HTML code, please use <code></code> or <pre></pre> or <pre><code></code></pre>.
    And use parse tool below to easy get the style.
Show Parser Hide Parser