BerandaPringsEwu - Sesuai dengan judul Twitt yang di lontarkan oleh Bendri Jaisyurrahman melalui akun Twitternya @ajobendri yaitu DIBUTUHKAN ! MASJID RAMAH ANAK. Terasa Wajar jika Bendri membuat kicauan seperti itu karena Sebagian besar di perkotaan sudah mulai sulit untuk menemukan anak anak yang bermain di lingkungan masjid, seperti halnya ungkapan dalam twittnya berikut :
1| Saya ingin berbagi pengalaman kawan saya yang berjuang agar anak-anak punya hak untuk berada di dalam masjid
2| Sudah bukan menjadi rahasia lagi betapa kadang anak-anak kehadirannya tidak begitu diharapkan di dalam masjid
3| Anak-anak dianggap pengganggu kekhusyukan dalam beribadah. Sehingga bahkan ada masjid yg terang-terangan menulis larangan anak masuk masjid
4| Bahkan ada orang dewasa yang tak segan-segan menghardik dan mengancam mereka jika bermain dan bercanda. Masjid pun menjadi tempat menyeramkan
5| Anak-anak pun mencari tempat alternatif hiburan. Pilihannya playstation dan game online. Permainan menyenangkan. Penjaganya pun menyambut ramah
6| Akhirnya pihak masjid pun susah mencari kader remaja masjid. Banyak remaja yg menolak, sebab waktu kecil selalu dimusuhi saat di masjid
7| Sifat Allah yg Maha Rahman tak muncul dalam perilaku sebagian pengurus masjid yg galak dan suka bentak anak
8| Anak-anak lebih mengenal Allah yang Mahakeras siksanya dibandingkan Maha RahimNya. Sebab mereka banyak dihukum dan dimarahi jika bermain-main di masjid
9| Pun jika ada anak yang sungguh-sungguh ibadah. Ternyata banyak mereka yang tak layak ada di shaf depan. Padahal mereka datang sejak awal.
10| Padahal hak ada di shaff depan adalah yg datang duluan, bukan berdasarkan usia
11| Kadang saat sholat jumat pun, khatib lupa menyapa anak-anak. Lebih fokus kepada jamaah dewasa. Anak-anak dianggap warga kelas dua
12| Masjid sebagai pusat display agama, seharusnya menjadi tempat untuk mengajarkan hakikat islam sesungguhnya : kasih sayang dan keramahan
13| Tidak berminatnya remaja saat ini terhadap Islam, sebagian besar karena trauma di masa kecil akan tampilan islam khususnya di masjid
14| Masjid kalah bersaing dengan mall, warnet dan tempat permainan lain dimana penjaganya ramah dan murah senyum
15| Banyak jamaah berebut menjalankan sunah di masjid. Lupa akan sunah yang lain yang diajarkan rasul : memuliakan anak-anak khususnya di masjid
16| Sungguh indah saat rasul membawa cucunya, umamah dan husain ke masjid. Digembirakan mereka dengan digendong seraya bermain di masjid
17| Demi memuaskan husain bermain di masjid, Rasul melamakan sujudnya agar ia puas menungganginya seperti kuda. Tak memarahinya
18| Sahabat menduga lamanya sujud akibat datangnya wahyu. Mereka salah. Rasul menyengajakannya supaya anak-anak puas bermain di masjid
19| Kisah-kisah Rasul yang memuliakan anak di masjid mungkin jarang terdengar atau sengaja dilupakan sebagian orang. Padahal mereka mengaku pencinta rasul
20| Alhamdulillah setelah banyak dialog dengan pengurus masjid yang melarang anak-anak, akhirnya ada juga yang tercerahkan meski awalnya marah-marah
21| Bahkan ada yang berinisiatif membuat area bermain bagi anak-anak serta menyediakan pampers bagi mereka
22| Biarlah anak betah bermain di masjid daripada memilih bermaih di tempat lain yang menjauhkan mereka dari agama
23| Jika sudah merasa nyaman di masjid. Barulah buat peraturan. Kapan harus bermain dan kapan harus ibadah. Mereka tentu bisa menerima
24| Indahnya jika kita lihat anak-anak saat waktu luang, izin ke ortunya untuk pergi ke mesjid. Berlama-lama disana. Masjid pun ramai
25| Orang dewasa lain yang malas ke masjid pun jadi bergairah melihat masjid yg ramai. Jadilah setiap masyarakat memakmurkan masjid
26| Jika masjid ramai, maka tak ada lagi yang ribut dengan konser lady gaga atau sejenisnya. Sebab masyarakat sepakat menolak. Mereka semua hatinya terpaut ke masjid
27| Jadi dari sekarang, mari buat masjid sebagai tempat yang nyaman, ramah, bersih dan menyenangkan bagi anak-anak. Kelak mereka yang akan memakmurkan masjid
28| Jika sudah terlanjur, bikin iklan ke warnet-warnet dan gameonline, bahwa masjid sekarang asyik lho. Bahkan punya area bermain. Niscaya warnet sepi
29| Mudah-mudahan ada pengurus masjid yg baca postingan ini dan memulai gerakan ajak anak ke masjid. Saya berdoa semoga terwujud. Aamiin..

Setelah Membaca Twit yang dilontarkan oleh Bendri tersebut semoga saja kita tersadar bahwa lebihbaik anak anak kita banyak bermain di lingkungan masjid, dan senakal nakalnya anak dalam bermain tentu saja akan ada waktunya untuk berhenti.

Coba perhatikan di lingkungan sekitar kita, perbedaan yang sangat mencolok antara anak yang sering bermain di masjid dengan yang jauh dari lingkungan masjid, ketika waktu sholat saja, anak yang bermain di masjid pasti akan berhenti bermain dan akan mengikuti sholat, nah bagi anak yang jauh dari masjid apakah akan demikian???

Semoga kita lebih bijak dalam menyikapi permasalahan tersebut.


DIBUTUHKAN ! MASJID YANG RAMAH DENGAN ANAK ANAK

BerandaPringsEwu - Sesuai dengan judul Twitt yang di lontarkan oleh Bendri Jaisyurrahman melalui akun Twitternya @ajobendri yaitu DIBUTUHKAN ! MASJID RAMAH ANAK. Terasa Wajar jika Bendri membuat kicauan seperti itu karena Sebagian besar di perkotaan sudah mulai sulit untuk menemukan anak anak yang bermain di lingkungan masjid, seperti halnya ungkapan dalam twittnya berikut :
1| Saya ingin berbagi pengalaman kawan saya yang berjuang agar anak-anak punya hak untuk berada di dalam masjid
2| Sudah bukan menjadi rahasia lagi betapa kadang anak-anak kehadirannya tidak begitu diharapkan di dalam masjid
3| Anak-anak dianggap pengganggu kekhusyukan dalam beribadah. Sehingga bahkan ada masjid yg terang-terangan menulis larangan anak masuk masjid
4| Bahkan ada orang dewasa yang tak segan-segan menghardik dan mengancam mereka jika bermain dan bercanda. Masjid pun menjadi tempat menyeramkan
5| Anak-anak pun mencari tempat alternatif hiburan. Pilihannya playstation dan game online. Permainan menyenangkan. Penjaganya pun menyambut ramah
6| Akhirnya pihak masjid pun susah mencari kader remaja masjid. Banyak remaja yg menolak, sebab waktu kecil selalu dimusuhi saat di masjid
7| Sifat Allah yg Maha Rahman tak muncul dalam perilaku sebagian pengurus masjid yg galak dan suka bentak anak
8| Anak-anak lebih mengenal Allah yang Mahakeras siksanya dibandingkan Maha RahimNya. Sebab mereka banyak dihukum dan dimarahi jika bermain-main di masjid
9| Pun jika ada anak yang sungguh-sungguh ibadah. Ternyata banyak mereka yang tak layak ada di shaf depan. Padahal mereka datang sejak awal.
10| Padahal hak ada di shaff depan adalah yg datang duluan, bukan berdasarkan usia
11| Kadang saat sholat jumat pun, khatib lupa menyapa anak-anak. Lebih fokus kepada jamaah dewasa. Anak-anak dianggap warga kelas dua
12| Masjid sebagai pusat display agama, seharusnya menjadi tempat untuk mengajarkan hakikat islam sesungguhnya : kasih sayang dan keramahan
13| Tidak berminatnya remaja saat ini terhadap Islam, sebagian besar karena trauma di masa kecil akan tampilan islam khususnya di masjid
14| Masjid kalah bersaing dengan mall, warnet dan tempat permainan lain dimana penjaganya ramah dan murah senyum
15| Banyak jamaah berebut menjalankan sunah di masjid. Lupa akan sunah yang lain yang diajarkan rasul : memuliakan anak-anak khususnya di masjid
16| Sungguh indah saat rasul membawa cucunya, umamah dan husain ke masjid. Digembirakan mereka dengan digendong seraya bermain di masjid
17| Demi memuaskan husain bermain di masjid, Rasul melamakan sujudnya agar ia puas menungganginya seperti kuda. Tak memarahinya
18| Sahabat menduga lamanya sujud akibat datangnya wahyu. Mereka salah. Rasul menyengajakannya supaya anak-anak puas bermain di masjid
19| Kisah-kisah Rasul yang memuliakan anak di masjid mungkin jarang terdengar atau sengaja dilupakan sebagian orang. Padahal mereka mengaku pencinta rasul
20| Alhamdulillah setelah banyak dialog dengan pengurus masjid yang melarang anak-anak, akhirnya ada juga yang tercerahkan meski awalnya marah-marah
21| Bahkan ada yang berinisiatif membuat area bermain bagi anak-anak serta menyediakan pampers bagi mereka
22| Biarlah anak betah bermain di masjid daripada memilih bermaih di tempat lain yang menjauhkan mereka dari agama
23| Jika sudah merasa nyaman di masjid. Barulah buat peraturan. Kapan harus bermain dan kapan harus ibadah. Mereka tentu bisa menerima
24| Indahnya jika kita lihat anak-anak saat waktu luang, izin ke ortunya untuk pergi ke mesjid. Berlama-lama disana. Masjid pun ramai
25| Orang dewasa lain yang malas ke masjid pun jadi bergairah melihat masjid yg ramai. Jadilah setiap masyarakat memakmurkan masjid
26| Jika masjid ramai, maka tak ada lagi yang ribut dengan konser lady gaga atau sejenisnya. Sebab masyarakat sepakat menolak. Mereka semua hatinya terpaut ke masjid
27| Jadi dari sekarang, mari buat masjid sebagai tempat yang nyaman, ramah, bersih dan menyenangkan bagi anak-anak. Kelak mereka yang akan memakmurkan masjid
28| Jika sudah terlanjur, bikin iklan ke warnet-warnet dan gameonline, bahwa masjid sekarang asyik lho. Bahkan punya area bermain. Niscaya warnet sepi
29| Mudah-mudahan ada pengurus masjid yg baca postingan ini dan memulai gerakan ajak anak ke masjid. Saya berdoa semoga terwujud. Aamiin..

Setelah Membaca Twit yang dilontarkan oleh Bendri tersebut semoga saja kita tersadar bahwa lebihbaik anak anak kita banyak bermain di lingkungan masjid, dan senakal nakalnya anak dalam bermain tentu saja akan ada waktunya untuk berhenti.

Coba perhatikan di lingkungan sekitar kita, perbedaan yang sangat mencolok antara anak yang sering bermain di masjid dengan yang jauh dari lingkungan masjid, ketika waktu sholat saja, anak yang bermain di masjid pasti akan berhenti bermain dan akan mengikuti sholat, nah bagi anak yang jauh dari masjid apakah akan demikian???

Semoga kita lebih bijak dalam menyikapi permasalahan tersebut.


No comments:

Post a Comment

Gunakan Komentar dengan bijak dan sesuai dengan topik yang sedang di bahas
Komentar spam dan yang mengandung SARA akan dihapus